Depo Lokomotif Tanah Abang yang sudah dibongkar untuk perluasan bangunan stasiun Tanah Abang (2023)
Depo Lokomotif Tanah Abang

Depo Lokomotif Tanah Abang (THB) merupakan salah satu depo lokomotif yang pernah ada di Jakarta. Depo ini menyimpan beraneka jenis lokomotif, dari lokomotif uap pada jaman dahulu hingga lokomotif diesel. Selain itu, depo lokomotif ini juga digunakan sebagai tempat singgah kereta tertentu seperti kereta inspeksi (KAIS) hingga KRD Penolong.

Lokomotif yang ada di depo lokomotif ini umumnya digunakan untuk berdinas kereta dengan tujuan Rangkasbitung, Serang dan Merak. Dulu ada yang namanya kereta KA Patas Merak (sekarang KA Lokal Merak) dan KA Lokal Rangkas (atau KA Langsam). Lokomotif untuk kereta tersebut biasanya disimpan di depo lokomotif ini. Lokomotif yang disimpan di Depo Lokomotif Tanah Abang ini bermacam-macam, ada lokomotif BB304, BB306 hingga CC201.

Sebagaimana yang telah diketahui, pada awal tahun 2023 ini mencuat rencana perluasan stasiun Tanah Abang yang saat ini sudah dinilai overload. Stasiun Tanah Abang dinilai overload karena kapasitas stasiun ini yang tidak sebanding dengan jumlah penumpang yang ada. Dan perlu diketahui pula bahwa stasiun Tanah Abang merupakan stasiun kedua teramai dan terpadat, baik di Jakarta maupun di Indonesia, setelah stasiun Manggarai. Kurang lebih setiap harinya ada sekitar 100.000 orang yang melewati dan transit di stasiun Tanah Abang.

Namun yang menjadi masalah adalah sudah tidak ada lagi area kosong di sekitar stasiun Tanah Abang untuk memperluas area stasiun tersebut. Di sisi barat, sudah kepentok jalan inspeksi dan Banjir Kanal. Di sisi timur pun juga sudah kepentok dengan jalan utama serta kawasan pasar Tanah Abang. Sementara di sisi selatan juga tidak memungkinkan karena terbatasnya lahan. Dan di sebelah utara sudah ada area Depo Lokomotif Tanah Abang.

Pada akhirnya, keputusan perluasan area stasiun Tanah Abang ini diambil dengan melakukan perluasan ke arah utara. Namun, konsekuensinya adalah area Depo Lokomotif Tanah Abang terpaksa digusur dan dirombak menjadi area stasiun Tanah Abang yang baru.

Oleh karena itu, lokomotif yang ada di depo tersebut juga harus direlokasi ke depo lokomotif lain yaitu ke Depo Lokomotif Cipinang (CPN). Pada akhir Desember 2022 yang lalu, telah dilakukan pemindahan lokomotif dari Depo Lokomotif Tanah Abang ke Depo Lokomotif Cipinang. Setelah dilakukan pemindahan lokomotif, selanjutnya dilakukan pembongkaran total pada bangunan di area depo lokomotif tersebut.

Depo Lokomotif Tanah Abang dan akses rel yang sudah diputus.

Di pertengahan Februari 2023 lalu, saya berkesempatan untuk mampir ke stasiun ini. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan ini, saya langsung mengabadikan kondisi di area depo lokomotif ini saat itu. Per pertengahan Februari 2023 lalu, sudah tidak ada lagi bangunan yang tersisa di area depo lokomotif. Yang tersisa hanyalah puing-puing bangunannya saja. Semuanya rata dengan tanah. Selain itu, rel yang menjadi akses lokomotif ke area depo juga sudah terputus.

Area Depo Lokomotif Tanah Abang dengan dua lokomotif dan dua gerbong barang yang belum dipindahkan (Februari 2023)
Area Depo Lokomotif Tanah Abang yang nantinya akan menjadi bagian dari stasiun Tanah Abang yang baru.

Akan tetapi di jauh sana terlihat masih ada dua lokomotif dan dua gerbong barang yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Dua lokomotif tersebut tidak ikut dipindahkan ke Depo Lokomotif Cipinang. Lokomotif tersebut adalah lokomotif BB304 (nomor seri tidak diketahui) dengan livery era Perumka dengan corak merah biru dan lokomotif BB306 16 dengan livery putih. Kondisinya terlihat sudah tidak terawat lagi. Sekilas terdapat bagian pada badan lokomotif yang sudah berkarat dan terkelupas dimakan usia.

Lokomotif BB304 (??) dan lokomotif BB306 18 serta dua gerbong barang di area Depo lokomotif Tanah Abang.
Lokomotif BB304 (??) dan lokomotif BB306 18 serta dua gerbong barang.

Namun naas, nasib dari kedua lokomotif ini harus berakhir di tempat tersebut. Di awal Maret 2023, kedua lokomotif itu terpaksa dirucat dan dipreteli ditempat serta tidak dilakukan preservasi.

Nah, itulah hasil pengamatan saya terkait area Depo Lokomotif Tanah Abang yang sudah tiada dan akan segera berubah menjadi area stasiun Tanah Abang yang baru. Saat saya menulis artikel ini, belum terlihat ada perkembangan lagi terkait pembangunan stasiun Tanah Abang baru. Namun saya berharap agar stasiun Tanah Abang yang baru ini nantinya tidak memiliki desain yang serupa dengan stasiun Manggarai yang sudah terbukti banyak flaw dari segi desain dan konstruksinya.

Terakhir, tak lupa kita sampaikan sayonara ke Depo Lokomotif Tanah Abang ini.

Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Depo_lokomotif_di_Indonesia

About Author

By Alviansyah K.

Seorang PNS dengan MBTI ISTJ-T. Railways and public transport enthusiast. Suka jalan-jalan, kulineran, ngopi.

Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Jurnal Blog Alviansyah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca