Beranda » Gaming » SimCity Societies: Game Simulasi Kota Paling Gagal yang Pernah Ada

SimCity Societies: Game Simulasi Kota Paling Gagal yang Pernah Ada

Review Game Simcity Societies Bahasa Indonesia

Sebelumnya saya pernah membuat tulisan mengenai salah satu game simulasi membangun kota jadul yaitu SimCity 2000. Selain SimCity 2000, saya juga pernah memainkan sebuah game lain yang katanya masuk ke kategori simulasi membangun kota, namun tidak bisa dibilang sebagai game simulasi membangun kota yang sesungguhnya. Game tersebut bernama “SimCity Societies”.

Apa Itu SimCity Societies?

Game SimCity Societies dengan ekspansi SimCity Societies: Destinations.

SimCity Societies merupakan salah satu sekuel game dari franchise game simulasi membangun kota ternama, SimCity. Game SimCity Societies ini dirilis pada tahun 2007 yang lalu, atau sekitar empat tahun setelah dirilisnya game SimCity 4. Game ini dirilis oleh Electronic Arts (EA).

Berbeda dengan game sebelumnya, game SimCity Societies ini dikembangkan oleh Tilted Mill Entertainment. Adapun game SimCity sebelumnya dikembangkan oleh Maxis. Dan kalau kalian tahu, Maxis merupakan developer game ternama dan berpengalaman di genre simulasi. Maxis sendiri sudah mengembangkan berbagai game simulasi legendaris seperti SimCity 2000, SimCity 3000, SimCity 4 hingga The Sims. Tidak dipilihnya Maxis sebagai developer pada game ini dianggap menjadi antiklimaks dari franchise game SimCity. Dan tentunya hal ini memicu kekecewaan yang besar bagi fans game SimCity saat itu.

Game SimCity Societies ini hanya bisa dimainkan di laptop atau PC, tidak tersedia versi mobile. Untuk game ini bisa dijalankan di OS Windows 7 ataupun Windows 10.

Baca juga: Review Game Jadul PS1: SimCity 2000

Adapun game ini juga memiliki satu paket ekspansi atau mungkin bisa dikatakan sebagai DLC dari SimCity Societies ini yaitu SimCity Societies: Destinations. Dimana pada DLC ini kalian tidak hanya berfokus pada membangun kota saja, tapi juga bisa membangun industri pariwisata di kota yang dibangun dengan membangun hotel, venue, bandara dan sebagainya yang bisa menarik lebih banyak turis untuk berkunjung ke kota tersebut.

Gameplay

Salah satu kota yang saya buat (dengan DLC Destinations)

Berbeda dengan game SimCity sebelumnya yang menekankan pada pembangunan kota yang baik, tertata, tidak macet dan sebagainya, SimCity Societies lebih menekankan pada kehidupan sosial masyarakat (society) di kotanya. Apakah di kota tersebut lebih banyak orang baik, orang jahat atau orang lain yang bisa mengubah mood dari masyarakat di kota itu. Soal bagaimana membangun transportasi kota yang andal, memecahkan masalah kemacetan, itu urusan nomor sekian di game ini.

Secara umum bangunan yang bisa dibangun di game ini dibagi menjadi tiga kategori yaitu rumah (residential), tempat kerja (office/factory) dan venue. Sedikit berbeda dengan game SimCity sebelumnya yang terdiri dari residential, commercial dan industry. Dari beberapa bangunan yang ada di game SimCity Societies ini dapat memicu atau men-trigger munculnya orang atau karakter khusus, baik itu orang baik maupun jahat yang bisa memberikan dampak ke masyarakat ataupun ke bangunan disekitarnya. Selain itu beberapa bangunan juga memiliki karakteristik tertentu yang nantinya juga bisa berdampak ke orang yang tinggal atau mengunjungi ke tempat tersebut dan lingkungan sekitarnya.

Tapi menurut saya gameplay dari game ini bisa dibilang cukup aneh dimana setiap sims yang tinggal di kota tersebut, setelah bekerja di tempat kerjanya pasti harus mengunjungi venue hingga jam 12.00 malam. Which is menurut saya ini terlihat tidak realistis. Selain itu game ini juga tidak memungkinkan untuk melakukan ekspansi atau perluasan wilayah kota hingga membuat koneksi jaringan jalan atau transportasi lainnya dari kota tetangga.

Hal lainnya yang membuat game ini terlihat tidak realistis adalah cara membangun kotanya. Kalau pada game SimCity 4, untuk membangun area perumahan, komersial atau industri, pasti dilakukan secara bertahap dan butuh waktu untuk bisa sampai pada bangunan dengan level tertinggi. Tapi pada game ini, kalian bisa membangunnya secara instan. Inilah salah satu hal yang bisa dikatakan kalau game ini terbilang terlampau mudah.

Societal Values

Di game ini bisa dibilang sebagai game simulasi kota yang benar-benar menekankan pada efek sosial masyarakatnya. Bagaimana tidak, setiap bangunan memiliki nilai atau elemen yang dalam game ini disebut sebagai “societal values“. Societal values dalam game ini terdiri dari productivity, prosperity, creativity, spirituality, authority dan knowledge. Beberapa bangunan ada yang menghasilkan dan menggunakan societal values tertentu. Agar bangunan dapat berfungsi, kota yang dibangun setidaknya harus memiliki nilai surplus pada societal values yang dimaksud. Societal values ini jika diakumulasikan nantinya secara tidak langsung juga akan membentuk ciri khas dari kota yang dibangun.

Tema Bangunan

Di game ini, kalian juga bisa membangun berbagai bangunan dengan berbagai variasi tema yang tersedia. Ada tema small town, industrial, capitalistic, fun, cyberpunk, hingga tema authoritarian ala-ala Korea Utara pun juga bisa. Setiap tema punya ciri khasnya masing-masing.

Mood Sims Itu Penting!

Yep, ini benar adanya. Setiap bangunan yang dibangun dan lingkungan masyarakat yang dibentuk nantinya juga akan mempengaruhi mood dari para sims di kota tersebut. Dan mood ini nantinya juga dapat mempengaruhi hal-hal lainnya seperti produktivitas. Secara umum level mood sims pada game ini dibagi menjadi estatic, elated, happy, content (normal), sad, hooky, hingga yang paling rendah yaitu rogue. Jika sebagian besar mood sims berada di level estatic, elated, atau happy , maka produktivitas sims akan tinggi atau dengan kata lain uang yang diperoleh dari tempat kerja yang dibangun bisa lebih besar. Tapi jika banyak sims di kota yang mempunyai mood di level rogue, bisa berdampak buruk bagi masyarakat sekitar seperti bisa melakukan aksi mogok kerja dan menutup berbagai tempat kerja, dan sebagainya.

Download Dimana?

Sayangnya game SimCity Societies ini tidak tersedia di Steam ataupun platform resmi lainnya. Tapi kalian bisa search dan download sendiri di Google atau situs lainnya. Dulu saya juga mencari sendiri game ini di Google dan menemukannya. Akan tetapi saya tidak bisa share linknya disini. Saya sendiri sudah tidak ingat linknya dan pastinya saya juga tidak yakin apakah link downloadnya masih berfungsi saat ini. Uniknya lagi, game SimCity 4 yang berusia lebih lama daripada game SimCity Societies justru masih bisa didownload di Steam saat ini.

Banyak Kurangnya

Sebenarnya sudah pernah main game ini pertama kali sejak jaman SMA dulu sekitar tahun 2010-2011. Dan game ini memang banyak sekali kekurangan jika dibandingkan dengan SimCity 4. Bahkan masih bisa dikatakan jauh lebih bagus SimCity 4 daripada game yang ini. Dari segi rating pun memang tidak bohong, rating game ini jauh lebih rendah dan banyak sekali kritikan untuk game ini.

Kalau dari saya sendiri, esensi dari membangun kota di game ini bisa dikatakan feel-nya enggak dapat. Sehingga bisa dikatakan jika game ini tidak serealistis game SimCity sebelumnya. Biasanya kalau membangun kota, pasti ada berbagai hal yang diperhatikan seperti infrastruktur, transportasi, kualitas hidup warganya, dan lain-lain. Tapi di game ini banyak sekali yang miss. Dari segi infrastruktur, di game ini hanya bisa membangun pembangkit listrik dan jalan saja. Disini tidak ada pilihan untuk membangun sarana lainnya seperti pompa air, pembuangan limbah, dan hal esensial lainnya.

Baca juga: Nostalgia Game PC Jadul: Who Wants to Be a Millionaire versi Bahasa Indonesia

Untuk pilihan transportasi yang bisa dibangun di game ini juga sangat terbatas. Disini hanya bisa membangun halte bus dan stasiun bawah tanah saja. Tidak ada pilihan untuk membangun jalan tol, rel kereta api, jalan layang dan underpass dan sejenisnya. Adapun di DLC Destinations kalian bisa membangun bangunan transportasi lain seperti terminal bus, pelabuhan hingga bandara. Tapi itu semua hanya diperuntukkan bagi turis yang datang ke kota yang dibangun, bukan untuk sims di kota tersebut.

Hal lain yang juga miss di game ini adalah terkait layout atau terraforming. Di game ini benar-benar tidak bisa atau dikatakan mustahil untuk melakukan edit pada lahan kota. Sebagai contoh seperti membuat sungai, kanal, danau atau membuat bagian perairan lainnya tidak bisa dilakukan di game ini. Game ini hanya bisa melakukan perataan tanah dan menaikkan atau menurunkan tanah saja.

Karena game ini banyak kurangnya, SimCity Societies ini adalah game simulasi kota yang gagal. Masih jauh lebih baik SimCity 4. Kegagalan game ini juga membuat pecinta game simulasi kota sudah tidak tertarik dan percaya lagi dengan sekuel game SimCity selanjutnya, seperti SimCity 5 yang juga gagal total. Belum lagi munculnya game saingan baru seperti Cities: Skylines yang semakin membuat franchise SimCity kian terpuruk dan kini tinggal nama saja.

About Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Jurnal Blog Alviansyah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

Scroll to Top