Beranda » Gaming » Review Game Jadul PS1: SimCity 2000

Review Game Jadul PS1: SimCity 2000

SimCity 2000 for PS1

Sesuai dengan janji saya pada artikel pertama pada blog ini, nantinya blog ini juga akan mencakup tulisan mengenai dunia gaming khususnya game bertemakan simulasi, RPG atau game lainnya. Di artikel pertama saya terkait gaming ini, saya akan mengulas salah satu game jadul bertemakan simulasi pembangunan kota (city building) yang pernah saya mainkan yaitu SimCity 2000 untuk platform PlayStation 1 (PS1).

Baca juga: SimCity Societies: Game Simulasi Kota Paling Gagal yang Pernah Ada

Nah, berhubung game ini adalah game lama, jadi saya tidak perlu memberikan peringatan “No Spoiler” pada artikel ini karena saya asumsikan kalian sudah tahu basic dari game ini. Walaupun basic-nya serupa dengan game simulasi pembangunan kota lainnya, game SimCity 2000 ini tidak sekompleks game lain seperti SimCity 4 ataupun Cities: Skylines.

Apa Itu SimCity 2000?

SimCity 2000 (PS1)
SimCity 2000 versi PS1.

SimCity 2000 merupakan game bertemakan simulasi pembangunan kota (city building) yang dirilis pada tahun 1993 dan dikembangkan oleh Maxis, sebuah developer game yang juga mengembangkan sekuel game SimCity selanjutnya yaitu SimCity 4. Di tahun tersebut, game SimCity 2000 baru tersedia untuk platform PC Apple Macintosh. Beberapa tahun kemudian, game SimCity 2000 juga dikembangkan untuk beberapa platform lain seperti DOS, SNES, GBA hingga PlayStation (PSX). Adapun SimCity 2000 baru tersedia untuk platform PS1 pada tahun 1996.

Sekadar cerita, dari sekian game simulasi pembangunan kota (city building) yang ada, SimCity 2000 merupakan game city building pertama yang saya mainkan. Pertama kali saya memainkan game ini sejak tahun 2006 lalu di platform PS1. Dahulu saya juga pernah mencoba memainkan versi PC-nya tapi lupa kapan waktunya. Dari kedua versi tersebut, saya lebih sering memainkan SimCity 2000 versi PS1.

Requirements

Karena SimCity 2000 khusus versi PS1 termasuk game jadul, jadi saya rasa untuk komputer ataupun laptop modern saat ini seharusnya bisa memainkan game ini. Saya memainkan game ini dengan menggunakan emulator PS1 yaitu ePSXe 1.8.0. Untuk mengoperasikan emulator ePSXe 1.8.0, setidaknya komputer atau laptop kalian sudah menggunakan OS minimal OS Windows 7.

Gameplay SimCity 2000

Membangun Kota

SimCity 2000 (PS1)
Salah satu contoh kota yang dibuat di SimCity 2000.

Secara umum, dalam game ini kalian bertindak sebagai Mayor atau Walikota di kota yang akan kalian bangun. Kalian harus membangun suatu wilayah yang kosong menjadi sebuah kota yang hidup. Disini kalian dapat membangun area atau zona hunian (residential), komersial dan pertokoan (commercial) hingga kawasan industri (industrial). Ketiga area tersebut tentu memiliki dampaknya masing-masing ke masyarakat atau “Sims”. Di samping ketiga zona tersebut, kalian juga bisa membangun zona khusus bandara (airport) dan pelabuhan (seaport) di kota yang dibangun. Zona/area bandara diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan yang berasal dari pihak komersial. Sementara itu zona/area pelabuhan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan serta permintaan dari pihak industri.

Pelayanan Umum

Membangun kota tentu tidak hanya sekadar membangun gedung-gedung, pabrik dan bangunan lainnya. Dalam game ini kalian juga harus memberikan pelayanan yang memadai kepada seluruh Sims agar mereka senang tinggal di kota yang kalian bangun tersebut. Salah satunya yaitu dengan menyediakan sarana atau fasilitas berupa layanan kesehatan, pendidikan dan keamanan yang memadai seperti membangun rumah sakit, sekolah, universitas, kantor polisi, pemadam kebakaran dan sebagainya.

Setiap masyarakat di sebuah kota pasti membutuhkan sarana rekreasi yang memadai. Begitupula dengan Sims di kota yang kalian bangun di SimCity 2000. Mereka juga membutuhkan tempat rekreasi ataupun hiburan sehingga mereka betah untuk tinggal di kota tersebut. Tempat rekreasi yang bisa kalian bangun di SimCity 2000 diantaranya yaitu taman, kebun binatang, stadion hingga marina.

Kembangkan Infrastruktur

SimCity 2000 (PS1)
Pembangkit listrik yang ada di SimCity 2000.

Selain itu, kalian tentunya juga harus membangun infrastruktur ataupun utilitas yang mendasar dan penting bagi pengembangan kota seperti listrik, air, jalan, rel kereta, dan lain-lain. Tentunya tanpa listrik dan air, sebuah kota tidak dapat berkembang dengan baik. Sebagai Mayor, kalian harus menentukan jenis dan berapa banyak pembangkit listrik hingga sarana pengairan yang diperlukan untuk kota yang kalian bangun. Utilitas yang dibangun dalam kota tersebut juga harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan atau anggaran dan kebutuhan yang dimiliki kota tersebut.

Di SimCity 2000 sendiri terdapat 9 jenis pembangkit listrik yang bisa kalian pilih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia untuk kota yang sedang dibangun. Mulai dari pembangkit listrik tenaga batu bara yang murah namun memiliki polusi udara yang tinggi, hingga pembangkit listrik tenaga gabungan (fusion) yang lebih ramah lingkungan namun sangat mahal harganya.

Kelola Anggaran

SimCity 2000 (PS1)
Menu utama untuk melakukan penyesuaian anggaran dan aspek keuangan lainnya untuk pengembangan kota di SimCity 2000.

Game ini tak melulu soal membangun gedung pencakar langit dan membangun kota. Hal lain yang tak kalah penting adalah terkait perencanaan dan pengelolaan anggaran kota itu sendiri. Disini kalian dapat mengatur sendiri tarif pajak yang dikenakan kepada semua Sims di kota yang dibangun, baik secara terpisah maupun keseluruhan. Kalian bisa menetapkan tarif pajak sesuka kalian apakah bertarif rendah ataupun tinggi. Namun perlu diingat bahwa jika kalian menetapkan tarif pajak terlalu tinggi (sekitar 8% ke atas), dapat menyebabkan penurunan permintaan (demand) untuk membangun area hunian, komersial ataupun industri. Tarif pajak yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan tingkat pengangguran sehingga bermunculan bangunan atau gedung yang terbengkalai (abandoned) atau kosong (vacant).

Atur Kebijakan

SimCity 2000 (PS1)
Menu utama terkait berbagai kebijakan yang bisa dipilih pada SimCity 2000.

Dalam game ini, kalian juga bisa menentukan kebijakan apa saja yang akan diterapkan pada kota yang dibangun. Kebijakan yang bisa kalian tetapkan terdiri dari pengenaan pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, retribusi parkir, pengendalian polusi, klinik gratis dan masih banyak lagi. Setiap kebijakan yang ditetapkan akan memberikan pengaruh kepada Sims yang tinggal di kota tersebut.

Bencana

Di game ini kalian juga bisa membuat atau menciptakan bencana di kota yang kalian buat. Jenis bencana yang ada di game ini diantaranya yaitu gempa bumi, banjir, kebakaran, kerusuhan (riot), hingga serangan monster.

Snapshot Game SimCity 2000

Saat membuat ulasan mengenai game ini, saya juga menyempatkan untuk bermain game ini untuk beberapa waktu. Di sini saya iseng-iseng membuat adaptasi ala-ala kota Depok di SimCity 2000. Bisa dibilang ya nggak mirip-mirip amat. Karena game SimCity 2000 ini memang tidak didesain untuk membuat kota secara realistik sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Baca juga: Nostalgia Game PC Jadul: Who Wants to Be a Millionaire versi Bahasa Indonesia

Berikut adalah snapshot/screenshot dari kota yang saya buat di SimCity 2000.

SimCity 2000 (PS1)
SimCity 2000 (PS1)
SimCity 2000 (PS1)
SimCity 2000 (PS1)

Musik

Kalau bicara soal musik atau lagu yang ada pada game SimCity 2000 ini, menurut saya biasa saja musiknya. Dibilang bagus tidak, dibilang jelek juga tidak. Not too impressed with the music. Standar.

Kekurangan

Berdasarkan review yang saya lakukan, SimCity 2000 versi PS1 masih memiliki beberapa kekurangan yang mendasar baik pada aspek gameplay maupun secara grafis, diantaranya:

  • Kurang realistik. Jika kalian ingin memainkan game bertemakan pembangunan kota yang mengutamakan detail, kompleksitas dan realistik, SimCity 2000 bukan pilihan yang tepat. Kalian bisa memainkan game lain seperti Cities: Skylines.
  • Tidak ada fungsi atau utilitas terkait pengelolaan sampah. Aneh rasanya jika kita ingin membangun sebuah kota tanpa memikirkan soal bagaimana sampah yang dihasilkan tersebut diolah dan diproses. Di SimCity 2000 tidak ada sama sekali utilitas yang bisa dibangun terkait pengelolaan sampah seperti tempat pembuangan sampah, pusat daur ulang, dan lain-lain.
  • Di SimCity 2000, jalan tol (highway) hanya ada yang berbentuk melayang atau elevated.
  • Tidak ada opsi untuk membuat flyover ataupun underpass jalan.
  • Di SimCity 2000, transportasi umum hanya berfungsi untuk mengurangi kemacetan saja. Tidak bisa menghasilkan pendapatan tambahan dari layanan transportasi umum.

Dan masih ada banyak lagi kekurangan lainnya pada SimCity 2000 yang tidak bisa saya masukkan semuanya dalam review ini. Namun kekurangan tersebut bisa dimaklumi karena game PS1 ini merupakan game lawas yang secara teknologi ataupun grafis belum secanggih game untuk PC ataupun game keluaran di masa kini. Setidaknya game ini ringan untuk dijalankan serta tidak membutuhkan memori ataupun RAM dengan kapasitas yang besar.

Game yang Serupa dengan SimCity 2000

Jika kalian belum sempat memainkan SimCity 2000, ada pilihan game lain yang sejenis dan bisa dibilang 11-12 dengan SimCity 2000. Salah satu game tersebut yaitu “TheoTown”. Bisa dikatakan TheoTown ini adalah “upgraded and improved version” dari SimCity 2000. Walaupun game TheoTown secara kualitas grafis hampir mirip dengan SimCity 2000, TheoTown memungkinkan kalian untuk bisa membangun kota dengan cara yang lebih detail dan lebih realistis dibandingkan dengan SimCity 2000.

Game TheoTown tersedia di platform Android ataupun PC. Untuk platform Android, game ini bisa kalian unduh secara gratis di PlayStore. Untuk platform PC, game ini tersedia di Steam dengan harga Rp 59.999 atau sekitar Rp 60.000-an plus pajak.

Nah, itulah review saya terkait game SimCity 2000 untuk platform PS1. Bisa dibilang game SimCity 2000 ini memang pernah berjaya dimasanya, namun tidak untuk masa kini. Bagaimana? Apa kalian tertarik untuk memainkan game ini? Silakan komentar dibawah ya!

About Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Jurnal Blog Alviansyah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan Membaca

Scroll to Top